Abstract :
Pasien kritis dengan ventilasi mekanik mempunyai kondisi hemodinamik yang fluktuatif sehingga memerlukan pemantauan hemodinamik, salah satunya adalah central venous pressure (CVP) dan dalam perawatannya diperlukan early mobilization untuk meningkatkan reflek batuk, pengeluaran sekret bronchial, otot mucosilliary drainage bekerja baik, mencegah ventilator assosieted pneumonia dan luka tekan. Selama alih baring posisi, pasien sering mengalami perubahan atau penurunan tanda-tanda vital dan diperlukan pemantauan nilai CVP dalam memantau kecukupan volume intravaskuler sehingga fluid challenge test untuk menentukan tindakan tepat apakah resusitasi agresif dan cepat atau support obat-obatan namun posisi pasien harus dirubah terlebih dahulu dalam posisi head of bed (HoB) elevation 30o netral.
Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan nilai CVP pada posisi HoB elevation 30o dalam posisi netral, miring kanan dan miring kiri pasien yang terpasang ventilasi mekanik di GICU RSHS Bandung. Metode penelitian kuantitatif pretest-posttest design without control dengan teknik consecutive sampling pada 24 responden. Analisis data menggunakan repeated anova.
Hasil analisis uji repeated anova menunjukkan perbedaan nilai bermakna dengan rerata nilai CVP pada posisi HoB elevation 30o netral 13.5±3.96, HoB elevation 30o miring kanan 12.8±4.16 dan HoB elevation 30o miring kiri 14.4±4.17 dengan p < 0.05. Uji post hoc analisis didapatkan beda rerata nilai CVP posisi HoB elevation 30o netral dengan HoB elevation 30o miring kanan adalah 0.69 cmH2O dan HoB elevation 30o netral dengan HoB elevation 30o miring kiri 0.85 cmH2O.
Posisi HoB elevation 30o miring kanan atau kiri dapat dipergunakan sebagai posisi pengukuran CVP tanpa harus merubah posisi menjadi HoB elevation 30o netral dengan beda rerata kurang dari 1 cmH2O artinya secara klinis nilai CVP yang diukur pada HoB elevation 30o dalam posisi netral, miring kanan, miring kiri mempunyai nilai yang sama.