DETAIL DOCUMENT
KAJIAN PENGGUNAAN EKSTRAK KECAMBAH KACANG TANAH (Arachis Hypogaea L.) TERHADAP KARAKTERISTIK NATA DE SOYA DARI LIMBAH CAIR TAHU
Total View This Week2
Institusion
Universitas Padjadjaran
Author
Harosilia, Hilmi
Subject
 
Datestamp
2021-11-23 00:00:00 
Abstract :
Limbah cair tahu mengandung senyawa organik yang dapat digunakan bakteri Acetobacter xylinum dalam memproduksi nata de soya. Pembuatan produk nata umumnya menggunakan sumber Nitrogen non food grade (urea dan ammonium sulfat) dikarenakan lebih murah dan mudah didapat dibandingkan sumber N food grade. Sumber N non food grade mengandung residu seperti Zn, Cu, bahkan Ar yang dapat membahayakan konsumen. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian penggunaan ekstrak kecambah kacang tanah (Arachis hypogaea L.) sebagai sumber N dalam pembuatan nata de soya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik nata dengan ekstrak kecambah kacang tanah meliputi ketebalan, berat, rendemen, total mikroorganisme, kadar air, serta kandungan protein. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen, dilanjutkan Rancangan Acak Kelompok pada empat perlakuan (penambahan ekstrak kecambah kacang tanah 0,25% v/v, 0,5% v/v, dan 0,75% v/v) diulang tiga kali. Penggunaan ekstrak kecambah kacang tanah 0,75% v/v menghasilkan karakteristik terbaik dengan ketebalan 6,2 mm, berat 165,8 gram, rendemen 22,11%, kadar air 96,34%, kadar protein 1,28%, dan total mikroorganisme 8,4 x 106 cfu/ml. Berdasarkan analisis uji organoleptik duo-trio, 88% panelis menyatakan nata de soya berbeda dengan nata komersil dari warna dan tekstur, serta 81% dari segi rasa. Berdasarkan uji hedonik warna, rasa, dan tekstur, nata de soya kurang disukai hingga disukai panelis. 

Institution Info

Universitas Padjadjaran