Abstract :
Obat generik ibuprofen merupakan salah satu obat yang termasuk dalam daftar obat essensial nasional. Suatu obat generik harus memiliki ekivalensi farmasetik dengan obat komparator agar dapat digunakan sebagai alternatif obat inovator dengan efek terapeutik dan keamanan yang sama. Uji disolusi terbanding merupakan uji in vitro yang secara umum digunakan untuk menilai kemiripan kualitas obat uji (termasuk generik) dengan obat komparator. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemiripan profil disolusi obat generik ibuprofen dengan komparatornya dan membandingkan hasil interpretasi faktor kemiripan (f2) antara perhitungan menggunakan perangkat lunak Microsoft Office Excel dengan perangkat lunak PhEq_bootstrap. Metode penelitian meliputi seleksi obat generik dan obat komparator, pengukuran kadar, verifikasi metode análisis, uji disolusi terbanding pada media aquadest; asam klorida 0,1N; buffer asetat pH 4,5; dan buffer fosfat pH 6,8; dan interpretasi data. Hasil interpretasi data menggunakan perangkat lunak PhEq_bootstrap lebih akurat karena mampu mengolah data secara statistik dengan metode bootstrap sebelum menentukan nilai f2 sedangkan perangkat lunak Microsoft Office Excel hanya berdasarkan formula yang dimasukkan secara manual. Dari hasil interpretasi data menggunakan perangkat lunak PhEq_bootstrap, pada salah satu media disolusi nilai f2 dibawah nilai 50. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada kemiripan profil disolusi antara obat generik dengan obat komparator.