Abstract :
ABSTRAK
Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia yang bersifat fisiologis. Gangguan tidur pada lansia yang berkepanjangan apabila tidak segera ditangani akan berdampak pada kualitas tidur dan kesehatan lansia sehingga menimbulkan berbagai penyakit degeneratif. Penatalaksanaan untuk meningkatkan kualitas tidur dapat menggunakan terapi non farmakologi yaitu dengan terapi relaksasi otot progresif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektifitas relaksasi otot progresif pada kualitas tidur lansia.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah scoping review dengan melakukan pencarian melalui 3 database yaitu Google Scholar, Pubmed, dan sciencedirect. Penelitian ini menggunakan kata kunci dalam Bahasa Inggris yaitu “progressive muscle relaxation†OR “therapy relaxation†AND “sleep quality†AND “elderly peopleâ€. Dan dalam Bahasa Indonesia “relaksasi otot progresif†ATAU “relaksasi progresif†ATAU “terapi relaksasi†DAN “kualitas tidur†DAN “lansiaâ€, dan didapatkan 1.859 artikel berdasarkan kata kunci. Selanjutnya melakukan penyortiran dengan kriteria inklusi dan ekslusi serta melakukan critical appraisal menggunakan instrument JBI
Hasil studi literatur didapatkan 9 artikel yang membahas bahwa ROP meningkatkan kualitas tidur. Terdapat 2 teknik relaksasi otot progresif yaitu teknik 9 gerakan dan 15 gerakan. Relaksasi otot progresif dengan 9 gerakan lebih efektif karena memperpendek latensi tidur, memperlama durasi tidur, meningkatkan efesiensi tidur, mengurangi gangguan tidur, dan mengurangi gangguan aktifitas pada siang hari sehingga akan meningkatkan respon kepuasaan terhadap kualitas tidur lansia.
Kesimpulan yang didapatkan, relaksasi otot progresif efektif dalam meningkatkan kualitas tidur dengan menggunakan teknik 9 gerakan kelompok otot dan terapi relaksasi otot progresif disarankan untuk dapat menjadi intervensi dalam penatalaksanaan perawatan lansia dengan gangguan kualitas tidur.
Kata Kunci: Kualitas Tidur, Lansia, Relaksasi Otot Progresif.