Abstract :
Perubahan kondisi ekonomi telah memberi dampak pada kinerja perusahaan. Persaingan yang semakin ketat menyebabkan perusahaan mengeluarkan biaya yang lebih tinggi. Kebangkrutan akan melanda perusahaan yang tidak mampu bersaing dan terus mengalami kerugian. Sektor perkebunan menjadi salah satu sektor yang tertekan hingga 2019. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh dari efisiensi modal kerja, likuiditas, dan leverage sebagai variabel bebas terhadap financial distress sebagai variabel terikat.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari tahun 2006-2019. Sampel data diambil menggunakan metode purposive sampling. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data sekunder, yaitu laporan keuangan pada PT. Perkebunan Nusantara IX.
Hasil penelitian ini menunjukkan efisiensi modal kerja memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap financial distress, likuiditas memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap financial distres, begitu juga dengan leverage memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap financial distress.