Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari Indeks Keislaman dan produksi minyak bumi terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan di negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam. Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan merupakan salah satu indikator dari kesetaraan gender. Secara mikro partisipasi perempuan dalam angkatan kerja menjadi penting untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga dan secara makro meningkatkan pendapatan nasional serta mempercepat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Nyatanya tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan di negara-negara OKI jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata negara berkembang non OKI dan rata-rata negara maju. Rendahnya tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan di negara-negara OKI seringkali dikaitkan dengan Islam dan minyak bumi. Islam dinilai sebagai agama patriarki yang menghalangi perempuan untuk bekerja dan produksi minyak bumi dinilai mengurangi partisipasi perempuan pada angkatan kerja.
Data dalam penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif serta kualitatif. Metodologi yang digunakan untuk mengestimasi variabel dalam penelitian ini yaitu dengan Generalized Method of Moment (GMM) dan diolah dengan software Stata 14.0.
Hasilnya diketahui bahwa variabel Indeks Keislaman memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan, sedangkan variabel produksi minyak bumi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan.