Abstract :
Daging adalah salah satu bahan makanan utama untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia. Daging juga merupakan bahan pangan yang mudah mengalami kerusakan karena sebagai media yang baik bagi pertumbuhan mikroba patogen. Penelitian ini bertujuan untuk informasi mengenai potensi bakteri asam laktat dari sapi sebagai anti bakteri pembusuk daging. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode eksperimental. Metode deskriptif digunakan dalam tahapan isolasi dan karakterisasi serta uji antagonis bakteri asam laktat dan pembusuk asal daging sapi serta identifikasi senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan bakteri probiotik. Pengujian anti mikroba digunakan metode difusi Kirby-bauer, Uji penyimpanan daging menggunakan Metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), faktorial 2 faktor, jenis bakteri asam laktat dan lamanya waktu perendaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lactobacillus sp. merupakan jenis bakteri probiotik asal daging atau usus sapi yang dapat dijadikan agen biopreservatif daging sapi, perendaman daging sapi dalam supernatant bakteri probiotik sebagai upaya biopreservatif yang paling optimal dalam menjaga kualitas dan ketahanan daging adalah 30 menit.