Abstract :
Bakteri endofit adalah bakteri yang bersimbiosis dan hidup dalam jaringan tumbuhan. Kemampuannya telah banyak dimanfaatkan sebagai pengawet bahan makanan yang cepat mengalami kerusakan seperti daging ayam broiler. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji kemampuan bakteri endofit asal buah dan batang ceremai dalam menghambat pertumbuhan populasi bakteri pembusuk daging ayam broiler dan mengetahui lama perendaman daging ayam dengan supernatan bakteri endofit, yang menghasilkan keawetan terbaik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan eksperimental. Metode deskriptif digunakan pada tahap isolasi bakteri pembusuk daging ayam broiler, uji aktivitas antibakteri supernatan bakteri endofit ceremai, dan identifikasi bakteri endofit. Metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal lama perendaman digunakan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman daging ayam dengan supernatan bakteri endofit terhadap populasi bakteri pembusuk daging ayam broiler. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tiga isolat bakteri pembusuk ayam broiler, isolat pertama yaitu Bacillus cereus (Bs 1) dua isolat lain terdentifikasi sebagai Acinetobacter radioresistens (Bs 2 dan Bs 3). Uji aktivitas antibakteri supernatan bakteri endofit menunjukkan bahwa isolat Ce 5 (Bacillus cereus) dan Ce 8 (Bacillus amyloliquefaciens) dapat menghambat bakteri pembusuk daging ayam lebih baik dibanding dengan supernatan lain dengan kategori kurang efektif (<10mm) sampai lemah (10-15mm). Setelah dilakukan perendaman, penurunan jumlah bakteri pembusuk daging ayam teramati pada kelompok perendaman dengan supernatan bakteri endofit selama 20 menit. Penurunan ini dinilai tidak signifikan karena berdasarkan hasil analisis ANAVA, seluruh kelompok tidak menunjukan perbedaan pengaruh terhadap kontrol.