Abstract :
Edo Kelvin Simanjuntak, 2021. Pengaruh Kombinasi Pupuk Urea dan PK (11:14) terhadap P-tersedia, Serapan P, Serta Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt.) pada Inceptisols di Jatinangor. Dibimbing oleh Emma Trinurani Sofyan dan Yuliati Machfud.
Aplikasi pupuk merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produksi tanaman. Kesuburan tanah yang rendah adalah salah satu penyebab rendahnya hasil produksi tanaman jagung manis di Indonesia. Jagung manis memerlukan hara yang cukup untuk dapat tumbuh dan berproduksi optimal. Pemberian kombinasi pupuk Urea dan PK pada tanaman jagung manis dapat meningkatkan ketersediaan hara dan produksi tanaman jagung manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis kombinasi pupuk Urea dan PK terhadap P-tersedia, serapan P, dan hasil jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) pada Inceptisols di Jatinangor. Percobaan ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Pengelolaan Tanah dan Air, Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 perlakuan yang terdiri dari 1 perlakuan kontrol (tanpa pupuk), 1 dosis N, P, K standar, dan 7 perlakuan kombinasi pupuk Urea dan PK. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali sehingga terdapat 30 petak percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian kombinasi pupuk Urea dan PK berpengaruh terhadap P-tersedia, serapan P, dan hasil jagung manis pada Inceptisols di Jatinangor. Kombinasi 1 N + 1 PK memberikan pengaruh terbaik dengan nilai P-tersedia (23,78 ppm), serapan P (0,67 %), dan bobot tongkol berkelobot (480,27 g tanaman-1) pada Inceptisols di Jatinangor.