DETAIL DOCUMENT
KOMUNIKASI POLITIK CALON ANGGOTA LEGISLATIF DARI JAMAAH PERSATUAN ISLAM PADA PEMILIHAN LEGISLATIF 2019 DI KOTA DAN KABUPATEN BANDUNG
Total View This Week2
Institusion
Universitas Padjadjaran
Author
Putri, Taqiya Arini
Subject
 
Datestamp
2021-11-29 00:00:00 
Abstract :
Penelitian ini mengkaji fenomena komunikasi politik calon anggota legislatif dari jama’ah Persatuan Islam pada pemilihan legislatif tahun 2019 di Kota dan Kabupaten Bandung. Mereka melakukan komunikasi politik tidak semata untuk menjadi anggota legislatif, meski komunikasi politik dalam ranah pemilu seringkali berorientasi pada kekuasaan semata. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui bagaimana komunikasi politik yang dilakukan oleh calon anggota legislatif dari jama’ah Persatuan Islam, serta mengetahui motif mereka melakukan komunikasi politik pada momentum pemilihan anggota legislatif tahun 2019 di Kota dan Kabupaten Bandung. Perspektif komunikasi politik, post-behavioralisme, dramaturgi, dan fenomenologi dalam komunikasi politik digunakan untuk dapat menjelaskan fenomena ini. Perspektif tersebut digunakan karena terdapat penyampaian pesan dan simbol politik, terjadi pengelolaan kesan dalam komunikasi politik, disamping terdapat motif dan nilai yang tidak terlepas dari komunikasi politiknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan paradigma interpretatif. Data diperoleh melalui hasil pengamatan, wawancara, dan penelaahan dokumen. Sementara analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa komunikasi politik calon anggota legislatif dari jama’ah Persatuan Islam tidak berkaitan dengan pemenuhan kekuasaan semata, melainkan diwarnai dengan diseminasi nilai-nilai agama. Informan melakukan komunikasi politik syarat akan nilai yang mereka anut sebagai jama’ah Persatuan Islam yakni dakwah. Dalam melakukan komunikasi politik mereka melakukan pengelolaan kesan. Motif calon anggota legislatif dari Jama’ah Persatuan Islam melakukan komunikasi politik ialah karena mereka ingin menjadi anggota legislatif, untuk dapat memuluskan perjuangan dakwah mereka. 
Institution Info

Universitas Padjadjaran