Abstract :
Penelitian berjudul “OBJEKTIFIKASI PEREMPUAN MELALUI TUTURAN DISFEMISME DONALD TRUMP PADA AKUN TWITTER @REALDONALDTRUMP: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK†ini bertujuan untuk menganalisis disfemisme yang terdapat dalam cuitan Twitter Donald Trump dan disfemisme tersebut membentuk sesuatu yang disebut dengan objektifikasi perempuan. Secara garis besar, penelitian ini menggunakan teori dimensi sosial Holmes (2013), teori disfemisme Allan & Burridge (2006), teori makna Leech (1981), dan teori objektifikasi Nussbaum dalam buku Cash (2012) yang kemudian dilengkapi oleh teori objektifikasi Langton (2009). Metode penelitian ini adalah metode kualitatif yang berfokus pada nilai atau kualitas sebuah data. Metode ini dinilai sesuai untuk menganalisis sebuah gaya bahasa pada media sosial karena yang ditonjolkan dalam penelitian ini adalah bagaimana sebuah gaya bahasa dalam bentuk kata atau frasa dapat membentuk objektifikasi pada kaum perempuan. Hasil dari penelitian ini berupa jenis, fungsi, dan makna disfemisme yang membentuk objektifikasi perempuan. Bagian objektifikasi perempuan tersebut itu pun dipilah menjadi ciri yang sesuai berdasarkan dampak yang disebabkan oleh pelaku objektifikasi, yaitu ciri violability, denial of subjectivity, inertness, dan reduction to appearance.