Abstract :
Pengambilan keputusan yang etis merupakan suatu hal yang sangat krusial bagi seorang auditor internal karena disatu sisi mereka adalah pekerja yang merupakan bagian dari sebuah perusahaan, namun disisi lain mereka memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat dan juga profesinya. Oleh karena itu seorang auditor internal kerap kali dihadapkan pada situasi dilema etika pada saat pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan etis dipengaruhi oleh interaksi dua faktor yaitu, individual dan situasional. Pada penelitian ini penulis mengambil Nilai Etika Organsiasi (X1) sebagai faktor situasional dan Orientasi Etika (X2) sebagai faktor individual.
Penelitian ini dilakukan pada auditor internal di PT. Telekomunikasi Indonesia, Bandung. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode eksplanasi dengan pendekatan studi kasus. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan path analysis method (metode analisis jalur).
Hasil dari pengujian dengan menggunakan metode analisis jalur pada tingkat signifikansi 5%, diperoleh kesimpulan bahwa nilai etika organisasi dan orientasi etika memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengambilan keputusan etis auditor internal dalam situasi dilema etika.