Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi makanan pokok masyarakat Jawa Barat meliputi permintaan beras, jagung dan singkong, dengan melihat elastisitas pendapatan yang dipresentasikan oleh elastisitas pengeluaran dan elastisitas permintaan yang dipresentasikan oleh elastisitas harga setiap komoditas.
Data yang digunakan adalah data dari Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2012. Metode regresi yang digunakan adalah metode ordinary least square. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah share of commodity yakni besaran anggaran pengeluaran untuk pembelian komoditi makanan pokok, dan unit value yakni besaran nilai kualitas komoditi yang didapat dari setiap unit pembelian. Sementara variabel independennya adalah pengeluaran rumah tangga untuk makanan, jumlah anggota keluarga, pekerjaan kepala keluarga, tingkat pendidikan kepala keluarga, dan harga komoditi makanan pokok.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah beras masih menjadi pilihan utama makanan pokok masyarakat Jawa Barat. Hal tersebut dibuktikan dengan tingkat elastisitas pendapatan yang terlihat dari nilai elastisitas pengeluaran yang inelastis
dan positif, dan elastisitas permintaan yang terlihat dari nilai elastisitas harga yang inelastic dan negatif. Hal ini juga menggambarkan bahwa program diversifikasi pangan masih belum berjalan dengan optimal, karena tingkat konsumsi beras yang tergolong tinggi.
Kata kunci: makanan pokok, share of commodity, unit value