Abstract :
Investasi merupakan salah satu faktor pertumbuhan ekonomi dalam suatu Negara, khususnya di Indonesia. Dalam dunia investasi dikenal dua jenis investasi, yaitu investasi riil dan investasi finansial. Investasi finansial merupakan investasi pada aset yang wujudnya tidak terlihat. Salah satu contoh investasi finansial adalah investasi pada bidang saham. Dalam menentukan keputusan investasi saham ada hubungannya dengan return dan tingkat risiko. Oleh karena itu, hal yang harus diperhatikan investor adalah bagaimana investasi dapat menghasilkan return yang optimal dengan tingkat risiko yang minimal. Penelitian ini akan membahas mengenai penaksiran risiko saham (β) berdasarkan asumsi CAPM dan pendekatan algoritma genetika. Hasil penelitian menunjukkan penaksiran risiko saham (β) dari asumsi CAPM dan pendekatan algoritma genetika memberikan keputusan yang sama untuk 10 saham objek penelitian, yaitu 6 saham yang underpriced dengan keputusan beli dan 4 saham yang overpriced dengan keputusan jual.