Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
SRI, WULANDARI
Romi, Isnanda
Syofiani, Syofiani
Subject
L Education (General)
Datestamp
2020-09-18 06:24:10
Abstract :
Penelitian ini bertujuaan untuk mendeskripsikan (1) makna ungkapan
larangan rakyat yang ada di Desa Rejosari, Kecamatan Pamenang, Kabupaten
Merangin, (2) fungsi sosial ungkapan larangan rakyat yang ada di Desa Rejosari,
Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, dan (3) realisasi ungkapan
larangan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari di desa Rejosari, Kecamatan
Pamenang, Kabupaten Merangin. Teori yang digunakan adalah teori yang
dikemukakan Danandjaja (2007) tentang makna dan fungsi sosial ungkapan
larangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan
metode deskriptif. Data penelitian ini, yaitu ungkapan larangan rakyat di Desa
Rejosari, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin. Teknik analisis data
adalah (1) mengorganisasikan data, (2) memilah-milahnya menjadi satuan yang
dapat dikelola, (3) menyintesiskannya,(4) mencari dan menemukan pola,
menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, dan (5) memutuskan apa
yang dapat diceritakan kepada orang lain. Hasil penelitian ini ditemukan: (1)
makna yang terdapat dalam 46 data tersebut adalah makna tersirat dan
sebenarnya, makna tersirat, yaitu makna yang tersembunyi (simbol), (2) fungsi
sosial ungkapan larangan ini terbagi menjadi tiga, yaitu fungsi melarang terdapat
5 data, fungsi mendidik terdapat 15 data, dan 26 data ungkapan larangan yang
berfungsi mengingatkan, (3) sementara realisasi ungkapan larangan dalam
kehidupan sehari-hari masyarakat di desa Rejosari terdapat 21 ungkapan
larangan yang sudah tidak digunakan lagi karena tidak pernah mendengar dan
terdapat 25 ungkapan larangan yang masih digunakan oleh masyarakat.
Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa ungkapan larangan rakyat di
desa Rejosari, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin sudah tidak
digunakan, karena masyarakat tidak pernah mendengar dan menggunakan
ungkapan larangan, sehingga masyarakat menganggap itu hanya mitos.
Kata Kunci: ungkapan larangan, makna, fungsi.