Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Arif, Yusrizal
Nasril, Sikumbang
Yaddi, Sumitra
Hasan, Basri
Subject
NA Architecture
Datestamp
2023-02-01 02:13:58
Abstract :
Abstrak
Seni tidak pernah terlepas dari unsur budaya di lingkungannya. Khususnya Indonesia dengan beragam suku
bangsa dan budaya tentu saja memiliki identitas kesenian yang mana masing-masing budaya tersebut saling
mengangkat nilai kebudayaannya tersendiri. Banyak tradisi-tradisi di Indonesia menggunakan seni sebagai
media komunikasi. Kurangnya wadah berkesenian dan pemaparan arti kesenian secara detail menjadikan
generasi muda hanya mengetahui seni secara dangkal, padahal generasi muda adalah penerus bangsa yang akan
meneruskan tradisi dalam berkesenian dimasa yang akan datang. Pada dasarnya pendidikan seni memiliki
kontribusi terhadap pengembangan individu salah satunya membantu pengembangan mental, emosional,
kretifitas, sosial dan fisik, yang mana aspek kreatifitas tersebut memiliki peranan penting dalam kehidupan
manusia. Selain itu adanya tindakan yang dapat melatih para remaja dengan keahlian khusus sehingga remaja
tersebut lebih bersikap kreatif dan bijaksana menghadapi era modern. Lain halnya dengan sekolah formal pada
umumnya yang hanya memiliki sistem pengajaran ilmu pengetahuan yang secara formal.
Maka dari itu remaja membutuhkan wadah yang dapat menfasilitasi kreatifitas remaja dalam berkesenian berupa
sekolah seni, atau sejenisnya. Sehingga dapat menggali potensi pada diri, serta dapat membimbing masa depan
dengan menanamkan nilai-nilai budaya dan norma-norma dari kecil agar remaja tersebut terharah dengan
semestinya. Kawasan yang berpotensi untuk penempatan sekolah seni adalah kawasan Kecamatan Pauh. Hal ini
juga didasari kawasan tersebut merupakan kawasan pengembangan pendidikan yang dapat berpotensi untuk
pembelajaran bagi remaja di Kota Padang .
Kata Kunci : Sekolah Seni, Kesenian dan Kebudayaan