Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Nurul, Aisyah
Hendrino, Hendrino
Red, Savitra Syafril
Subject
NA Architecture
Datestamp
2023-02-02 02:41:03
Abstract :
Abstrak
Kawasan pantai Padang merupakan salah satu daerah wisata di kota Padang, Sumatera Barat, dimana
kawasan ini terkenal dengan berbagai macam kuliner, sehingga dapat dijumpai berbagai jenis makanan
dikawasan ini dan terkenal dengan makan seafood yang masih segar serta makanan lainnya, hal ini
membuat para pedagang bersaing dalam menjual dagangannya, namun banyak pedagang yang berjualan
tanpa memiliki tempat tetap. Pantai Padang mengalami permasalahan meningkatnya PKL, dari segi negatif
PKL menyebabkan permasalahan seperti kemacetan, merusak wajah kota, sampah bertebaran dan
kejahatan. Pusat wisata kuliner merupakan solusi desain dari beberapa permasalahan perkotaan di Padang,
khususnya kawasan pantai Padang, lokasi perencanaaan di Kecamatan Padang Utara, di antara Jl. Damar 1
, Jl. Samudra, dan Jl. Belakang Olo Ladang sesuai dengan kriteria pemilihan site dan RTRW Kota Padang
2010-2030. Metode yang digunakan pada penelitian ini kualitatif dan kuantitatif, metode kualitatif
merupakan penelitian yang bersifat data sedangkan metode kuantitatif berupa data yang terukur. Tujuan
dari penelitian ini merancang sarana untuk kegiatan kuliner, memberikan wadah PKL, melestarikan seni
kuliner dan menjadi salah satu tempat rekreasi wisata kuliner. Perancangan Pusat Wisata Kuliner
menggunakan teori perilaku serta menerapkan konsep sustainable pada bangunan mengacu pada prinsip
GBCI sehingga mengurangi penggunaan energi mengurangi permasalahan yang terjadi dan memberikan
fasilitas untuk wisatawan baik dari dalam dan luar daerah, serta memberikan lahan pekerjaan bagi
masyarakat.
Kata kunci: wisata, kuliner, sustainable, energi, publik