DETAIL DOCUMENT
REVITALISASI MASJID LAMA AMPANG GADANG SEBAGAI PONDOK TAHFIDZUL QUR’AN DI NAGARI VII KOTO TALAGO, KEC. GUGUK, KAB. LIMA PULUH KOTA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Indah, Suryani
Jonny, Wongso
Ariyati, Ariyati
Subject
NA Architecture 
Datestamp
2023-02-02 07:28:12 
Abstract :
Abstrak Revitalisasi Masjid Lama Ampang Gadang bertujuan untuk mengaktifkan kembali Kawasan Masjid LamAmpang Gadang yang telah lama tidak aktif dan terbengkalai menjadi sebuah Pondok Tahfidzul Qur?aSelain itu, Masjid Lama Ampang Gadang ini merupakan salah satu situs cagar budaya tak bergerakyang diterbitkan pada tahun 2012. Dari uraian, Masjid Lama Ampang Gadang bertujuan melestarikandan menghidupkan kembali kawasan Masjid Lama Ampang Gadang, sehingga kawasan ini akan dijadikan Pondok Pesantren yang berfokus pada Tahfidz, mengingat lokasi yang mendukung untuk dijadikan Pondok Tahfidzul Quran. Selain itu, menghapal Al-Quran merupakan ciri khas masyarakmuslim, terbukti dengan jumlah penghafal Al-Quran yang terus bertambah pada setiap tahunnya. Namun,pada saat ini di Kab. Lima Puluh Kota belum terdapat pondok pesantern yang mengacu pada pendidikatahfidz, dari 12 podok pesantren yang ada di Kab. Lima Puluh Kota (Kemenag Kab. Lima Puluh Kota Sehingga anak ? anak yang ingin menghafal Al-Quran harus pergi ke Kota Payakumbuh yang telahmemiliki sebuah perkampungan hafidz serta pondok pesantren tahfidz. Metode yang dingunakan dalampenelitian ini yaitu pendekatan deskriptif kualitatif. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan siswa akanpendidikan formal maka dibuat Pondok Tahfidzul Quran yang memadukan dua kurikulum yakni 40 %kurikulum Depdiknas dan 60 % kurikulum Tahfidz untuk setingkat SMP dengan menggunakan pendekatan ?Kontekstualisme? dan teori hijab. Kata Kunci : Revitalisasi, , Kontekstualisme, Hijab, Tahfidzul Qur?an. 
Institution Info

Universitas Bung Hatta