Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
HAYENITA, OKTAVIA
Hasnul, Fikri
Sayuti, Sayuti
Subject
L Education (General)
Datestamp
2020-09-18 02:54:50
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis
audiovisual pada pembelajaran bahasa Indonesia materi buku fiksi dan nonfiksi untuk SMP
kelas VIII, serta untuk mengetahui dan mendeskripsikan validitas, praktikalitas dan
efektivitas. Teori yang digunakan dalam media pembelajaran audiovisual adalah pendapat
Daryanto (2016), Athurrohman (2011), Sanjaya (2017), Arsyad (2016), dan Zainiyati (2017).
Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan (development research). Media audiovisual
dikembangkan dengan model pengembangan 4-D (Trianto, 2014). Penelitian ini hanya
menggunakan 3 tahapan saja yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan
pengembangan (develop). Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun ajaran
2018/2019. Pengumpulan data bersumber dari validator, guru, dan siswa yang dilakukan
dengan validasi dan uji coba media yang telah dikembangkan. Rancangan media yang telah
didesain divalidasi oleh 2 orang validator yaitu validator media dan materi/isi, kemudian
dilakukan kembali validasi produk yang sudah jadi untuk memastikan kelayakan agar bisa
diujicobakan. Selanjutnya, dilakukan satu uji coba oleh 1 orang guru bahasa Indonesia, 6
peserta didik skala kecil dan 21 peserta didik skala terbatas kelas VIII SMP untuk
mengetahui praktikalitas dan efektivitas media yang dikembangkan. Berdasarkan analisis
data menunjukan hal-hal sebagai berikut: Pertama, Pengembangan media pembelajaran
melalui 3 tahap, meliputi: tahap pendefinisian (define), bertujuan menetapkan syarat-syarat
dalam pembelajaran berdasarkan standar isi Kurikulum 2013 meliputi lima tahap pokok yaitu
dengan analisis ujung depan, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep, dan analisis
tujuan pembelajaran. Tahap perancangan (design), bertujuan untuk menghasilkan media yang
mampu mencapai tujuan pembelajaran yaitu dengan pemilihan media macromedia flash 8,
pemilihan format, dan desain awal. Tahap pengembangan (develop), bertujuan untuk
menghasilkan media pembelajaran berbasis audiovisual yang sudah direvisi berdasarkan
masukan validator yaitu meliputi tahap validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Kedua, dari uji
kualitas media yang dihasilkan cukup baik, karena: (1) hasil uji validitas diperoleh nilai ratarata
95,77% dengan kriteria sangat valid; (2) hasil uji praktikalitas oleh guru diperoleh nilai
rata-rata 98,09% dengan kriteria sangat praktis, uji praktikalitas oleh peserta didik pada skala
kecil diperoleh nilai rata-rata 91,72% dengan kriteria sangat praktis dan skala terbatas
diperoleh nilai rata-rata 91,29% dengan kriteria sangat praktis; (3) hasil uji efektivitas oleh
peserta didik dilakukan sebelum menampilkan media dengan nilai rata-rata pada tes awal
skala kecil 56,6 dengan kriteria kurang baik dan skala terbatas 55,95 dengan kriteria kurang
baik, hasil efektivitas setelah menampilkan media diperoleh nilai rata-rata tes akhir skala
kecil yaitu 80,83 dengan kriteria baik dan skala terbatas 84,76 dengan kriteria baik, dari hasil
uji efektivitas pada tes awal dan akhir terlihat perbandingan nilai peserta didik yang
signifikan menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis audiovisual ini sangat efektif
dan membuat peserta didik lebih mudah memahami materi. Berdasarkan hasil penelitian yang
telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis audiovisual pada
materi buku fiksi dan nonfiksi kelas VIII SMP yang dihasilkan memenuhi kriteria valid,
praktis, dan efektif. Jadi, media ini dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran,
sehingga pembelajarannya efektif dan menarik.
Kata Kunci : media pembelajaran, audiovisual, buku fiksi dan nonfiksi