Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Djaswandi, Djaswandi
Hendrino, Hendrino
Red, Savitra Syafril
Subject
NA Architecture
Datestamp
2023-02-03 03:59:53
Abstract :
Abstrak
Perkembangan wisata di Kota Padang memasuki fase berbenah, hampir disetiap kawasan wisata di
Kota Padang memperbaiki dan menambah infrastrukturnya demi mengundang dan melayani
masyarakat dalam luar kota, bahkan luar negeri, memberikan kemudahan menikmati kegiatan
pariwisata di Kota Padang. 70% kawasan pariwisata di dominasi oleh wisata pantai dimana Kota
Padang merupakan kota dengan garis pantai terpanjang di Sumatera Barat, ini menjadikan Kota
Padang Terkenal dengan wisata pantainya, namun, ternyata Kota Padang memiliki potensi yang tidak
kalah hebat yaitu gugusan gunung di sepanjang timur Kota Padang dikenal sebagai daerah
perdagangan tanaman terbesar dan berpotensi menjadi kawasan wisata alam terpadu dengan
Agrowisata BBI sebagai pusatnya. Agrowisata kurang diminati karena masyarakat awam tidak
mengetahui kegiatan agrowisata secara umum, di akibatkan Kota Padang yang terlebih dahulu dikenal
dengan wisata bahari dan kekayaan lautnya, sehingga agrowisata di anggap kurang menarik di
masyarakat. untuk memperkuat jati diri kawasan Lubuk Minturun sebagai kawasan Agrowisata terpadu
melalui penataan kawasan, penambahan fungsi bangunan yang akan menarik pengunjung memasuki
kawasan dengan memanfaatkan potensi yang ada, kemudian menyediakan sarana untuk pemberdayaan
petani tanaman sekitar demi mengembangkan usaha ekonominya melalui fungsi bangunan arsitektur,
karena arsitektur merupakan satu ? satunya ekspresi ruang yang mampu diraba oleh jiwa manusia,
untuk itu dirancanakan (Pasar Tanaman) Botanical Market
Kata kunci: Agrowisata BBI, Kota Padang, Pariwisata, Pasar Tanaman, Petani Tanaman