Abstract :
EKSEKUSI RIIL
(DALAM PERKARA PERDATA NOMOR 14/PDT.G/1991/PN.PRM)
DI PENGADILAN NEGERI PARIAMAN KELAS I B
Wildanum Muqarrabin
1
1
, Syafril,S.H.,M.H.
1
, Adri,S.H.,M.H
,
1
Prodi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Bung Hatta
Email: wildanummuqarrabin3@gmail.com
ABSTRAK
Putusan yang tidak dilakukan secara sukarela oleh pihak yang kalah akan dilakukan
dengan upaya paksa oleh pengadilan dengan bantuan alat negara. Namun dalam
kenyataannya eksekusi dilapangan tidak berjalan dengan lancar sehingga
mengganggu proses eksekusi dan pihak pengadilan dalam menjalankan tugasnya.
Rumusan masalah 1) Bagaimana pelaksanaan eksekusi riil (dalam perkara perdata
nomor 14/Pdt.G/1991/PN.PRM) di Pengadilan Negeri Pariaman? 2) apa sajakah
hambatan dalam pelaksanaan eksekusi riil (dalam perkara perdata nomor
14/Pdt.G/1991/PN.PRM) di Pengadilan Negeri Pariaman? 3) apakah upaya untuk
mengatasi hambatan dalam pelaksanaan eksekusi riil (dalam perkara perdata nomor
14/Pdt.G/1991/PN.PRM) di Pengadilan Negeri Pariaman? Penelitian ini merupakan
penelitian kualitaif dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, Teknik yang digunakan adalah
wawancara dan studi dokumen, dari penelitian tersebut disimpulkan, 1) pelaksanaan
eksekusi riil (dalam perkara perdata nomor 14/Pdt.G/1991/PN.PRM) di Pengadilan
Negeri Pariaman tidak berjalan dengan lancar dikarenakan adanya perlawanan dari
termohon eksekusi , 2) Hambatan dalam pelaksanaan eksekusi riil (dalam perkara
perdata nomor 14/Pdt.G/1991/PN.PRM) di Pengadilan Negeri Pariaman yaitu adanya
pengerahan massa, 3) Upaya untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan eksekusi
riil (dalam perkara perdata nomor 14/Pdt.G/1991/PN.PRM) di Pengadilan Negeri
Pariaman yaitu pihak pengadilan berkoordinasi dengan para pihak dan pihak
pengadilan berkoordinasi dengan pengamanan (kepolisian).
Kata Kunci : Eksekusi, Perkara, Pengadilan