DETAIL DOCUMENT
NORMALISASI BATANG JIRAK KOTA PARIAMAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Ilham, Setya Bakti
Nazwar, Djali
Afrizal, Naumar
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2023-02-09 03:58:40 
Abstract :
Banjir terjadi karena meningkatnya volume air sungai sehingga air keluar dari batas alaminya. Perubahan kondisi tersebut disebabkan karena terjadinya pendangkalan, fluktuasi debit air semakin tinggi, dan terjadi konversi lahan pertanian dan daerah buffer alami ke lahan non pertanian dengan mengabaikan konservasi sehingga menyebabkan rusaknya daerah tangkapan air. Normalisasi Batang Jirak Kota Pariaman bertujuan untuk mencegah terjadinya banjir. Data yang digunakan adalah data geografis, data topografi dengan catchment area seluas sub-DAS A (Sungai induk) Luas 12,25 km2 dengan Panjang sungai 1,6 km, sub-DAS B (Anak Sungai) Luas 1,5 km2 dengan Panjang sungai 2,1 km, dan sub-DAS C (Anak Sungai) Luas 7,3 km2 dengan Panjang sungai 2,25 km. Berdasarkan perhitungan hidrologinya data curah hujan diambil dari stasiun Santok, untuk sub-DAS A didapat sebesar 142,474m³/dtk, sub-DAS B didapat rencana sebesar 17,986m³/dtk, sub-DAS C didapat sebesar 79,505m³/dtk. Perencanaan keseluruhan penampang berbentuk trapesium. Perencanaan penampang sungai menggunakan persamaan Manning dengan pasangan batu kali n 0,020, dari masing-masing kemiringan dasar sungai didapat sungai induk A lebar BA 12 m dan kedalaman aliran HA 4,41 m, anak sungai B lebar BB 5 m dan kedalaman aliran HB 2,18 m, anak sungai C lebar BC 5 m dan kedalaman aliran HC 4,32 m. Kata kunci: normalisasi, penampang, debit, topografi, banjir. 
Institution Info

Universitas Bung Hatta