Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Miftahul, Ramadhan Wahyu S
Hendri, Warman
Rini, Mulyani
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2023-02-09 04:23:04
Abstract :
Semen merupakan bahan utama pembentuk beton, namun penggunaan semen yang
berlebih dapat membahayakan lingkungan karena proses produksi semen
menghasilkan emisi CO2 yang cukup besar. Untuk mengurangi dampak pencemaran
lingkungan yang terjadi diperlukan langkah ? langkah pemanfaatan limbah pertanian
khususnya limbah pembakaran sekam padi. Abu Sekam Padi yang dihasilkan dari
pembakaran sekam padi mempunyai kandungan silika yang dominan yaitu sebesar
94% dan berpotensi sebagai bahan baku produk berbasis silika dan sangat
berpengaruh terhadap semen. Abu Sekam Padi digunakan sebagai bahan campuran
sebagian semen yangberasal dari daerah salido, padang sumatera barat. Abu Sekam
Padi yang digunakan adalah 7%, 14%, 21% dan 28% dari berat semen dengan usia
beton yang akan diuji kuat tekannya pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Benda uji
dibuat dengan komposisi campuran 1 semen: 2 pasir: 3 kerikil dan dengan kuat tekan
rencana fc?25 Mpa untuk pembuatan beton normal selama 28 hari. Dari hasiluji
menunjukan bahwa pasir dan kerikil yang digunakan telah memenuhi syarat yang
ditentukan. Hasil kuat tekan pada beton dengan abu sekam padi menunjukan bahwa
penambahan 7% dan 14% merupakan presentase yang optimal untuk meningkatkan
kuat tekan beton dengan kuat tekan rata?rata33.301 Mpa dan 28.726 Mpa dan terus
meningkat disetiap bertambahnya umur pengujian.
Kata Kunci : Limbah Pertanian, Abu Sekam Padi, Beton Normal, Kuat Tekan Beton.