Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Stheffano, Adams
Ezra, Aditia
Haryani, Haryani
Subject
TH Building construction
Datestamp
2023-02-24 08:52:03
Abstract :
Tujuan Studi ini adalah menghasilkan Arahan Pengembangan Lahan Sawah di Kabupaten
Pesisir Selatan Melalui Pendekatan Sistem Informasi Geografis, Kabupaten Pesisir Merupakan
Salah kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Barat, lahan sawah yang ada di Kabupaten
Pesisir Selatan pada tahun 2010 memiliki luas 51.000 Ha dan hanya tersisa 25.158 Ha pada
tahun 2017 sehingga diketahui alih fungsi peruntukan lahan sawah ke lahan-lahan budidaya
lainnya seperti permukiman, perkantoran, perdagangan jasa dan lain-lain sebesar 25.842 Ha, Metode analisis yang akan digunakan pada penelitian ini adalah melalui pendekatan Sistem
Informasi Geografis (SIG) dengan menggunakan alat bantu superimpose dan skoring dengan
menggunakan 5 (lima) variabel kesesuaian lahan sawah yaitu curah hujan, tekstur dan
kedalaman tanah, suhu dan kelerengan, ke lima (lima) variabel itu diberikan skor berdasarkan
tingkat kepentingan lalu di superimpose kan sehingga menghasilkan peta kesesuaian lahan
sawah di Kabupaten Pesisir Selatan, dari analisis kesesuaian lahan sawah yang telah dilakukan
lahan sangat potensial (S1) memiliki luas 2.056,65 km2
, cukup sesuai (S2) memiliki luas
1.818,33 km2
, sesuai marginal 1.783,97 km2 dan tidak sesuai (N) memiliki luas 97,95 km2
, ketersediaan lahan yang dapat dikembangkan menjadi sawah merupakan lahan-lahan budidaya
pertanian seperti ladang dan perkebunan, dari hasil pengelompokan lahan tersedia di Kabupten
Pesisir Selatan memiliki luas 1.924,16 km2 dan yang tidak tersedia 3.825,73 km2
, untuk
mendapatkan arahan pengembangan lahan sawah maka kesesuaian lahan di superimpose
dengan ketersediaan lahan makan akan didapatkan peta arahan pengembangan lahan sawah
dengan rincian arahan pengembangan sangat potensial (1.245,93 km2
), arahan pengembangan
cukup sesuai (S2) 576,82 km2
, arahan pengembangan sesuai marginal (S3) 137,59 km2
, akan
tetapi tidak keseluruhan luas arahan pengembangan lahan sawah yang akan direkomendasikan,
hal ini disebabkan oleh adanya arahan pengembangan lahan sawah yang berada di lahan-lahan
perkebunan kelapa sawit dan tidak termasuk kedalam rencana pertanian lahan basah pada
Rencana Pola Ruang RTRW Kabupaten Pesisir Selatan 2010 ? 2030. Arahan pengembangan
lahan sawah sangat potensial (S1) yang akan direkomendasikan memiliki luas sebesar 145,45
km2
, arahan pengembangan cukup sesuai (S2) dengan total luas 110,86 km2 dan arahan
pengembangan sesuai marginal (S3) dengan total luas 18,56 km2
. Kata Kunci : Kesesuaian Lahan, Ketersediaan Lahan, Arahan Pengembangan Sawah