Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
IQBAL PUTRA AUZEA, PUTRA AUZEA
Alvis Rozani, Alvis Rozani
Evi Susanti Tasri, Evi Susanti Tasri
Subject
HB Economic Theory
Datestamp
2023-02-28 02:27:47
Abstract :
PENGARUH SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PENDAPATAN
ASLI DAERAH (PAD) KOTA PADANG
Iqbal Putra Auzea, Dr Alvis Rozani SE, MS.i, Dr. Evi Susanti Tasri SE.MS.i
Program Studi Ekonomi Pembangunan
Fakultas Ekonomi
Universitas Bung Hatta
E-mail: com Alvis.rozani@ymail.com Evi.susanti74@yahoo.com
ABSTRAK
Peranan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di dalam penerimaan Pemerintah Daerah seluruh Indonesia relatif sangat kecil untuk dapat membiayai pembangunan daerah. Sedangkan menurut prinsip otonomi daerah penyelengaraan pemerintahan dan pembangunan daerah secara bertahap akan semakin dilimpahkan pada daerah. Dengan semakin besarnya kewenangan pemerintah pusat yang diberikan kepada pemerintah daerah maka peranan keuangan pemerintah daerah akan semakin penting karena daerah dituntut untuk dapat lebih aktif lagi dalam memobilisasi dananya sendiri (Bachtiar, 1992). Maka dari itu pemerintah daerah diharuskan untuk mengoptimalkan penerimaan mereka untuk meningkatkan PAD mereka yang nantinya akan digunakan untuk membiayai pengeluaran atau belanja daerah. Pelaksanaan otonomi daerah yang dititikberatkan pada daerah Kabupaten dan Daerah Kota dimulai dengan adanya penyerahan sejumlah kewewenangan (urusan) dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah yang bersangkutan. Penyerahan berbagai kewenangan dalam rangka desentralisasi ini tentunya harus disertai dengan penyerahan dan pengalihan pembiayaan. Sumber pembiayaan yang paling penting adalah sumber pembiayaan yang dikenal dengan istilah PAD (Pendapatan Asli Daerah) dimana komponen utamanya adalah penerimaan yang berasal dari komponen pajak daerah dan retribusi daerah.
Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah. Jumlah Wisatawan. Jumlah Hotel. PDRB Sektor Perdagangan
ANALYSIS OF TOURISM SECTOR TO REVENUE
ORIGINAL REGION (PAD) PADANG CITY
Iqbal Putra Auzea, Dr Alvis Rozani SE, MS.i, Dr. Evi Susanti Tasri SE.MS.i
Program Studi Ekonomi Pembangunan
Fakultas Ekonomi
Universitas Bung Hatta
E-mail: com Alvis.rozani@ymail.com Evi.susanti74@yahoo.com
The Revenue Revenue (PAD) in local government revenue throughout Indonesia is relatively small to be able to finance regional development. Meanwhile, according to the principle of regional autonomy the administration of government and regional development will gradually be delegated to the region. With the increasing authority of the central government given to local governments, the role of local government finances will be increasingly important as regions are required to be more active in mobilizing their own funds (Bachtiar, 1992). Therefore, local governments are required to optimize their revenues to increase their own PAD which will be used to finance regional expenditures or expenditures. Implementation of regional autonomy that is focused on the District and City area begins with the delivery of a number of authority (affairs) from the central government to the local government concerned. The transfer of various authorities in the framework of decentralization must be accompanied by the delivery and transfer of financing. The most important source of financing is a source of financing known as PAD (Original Income) where the main component is revenue derived from the components of local taxes and levies.
Keywords: Local Revenue. Number of Travelers. Number of Hotels. GDP of the Trade Sector