Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Regid, Prawafdi
Syofiani, Syofiani
Yulfia, Nora
Subject
L Education (General)
Datestamp
2023-02-28 03:58:22
Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar membaca siswa. Guru selalu
menggunakan metode ceramah yang diselingi dengan tanya jawab, sehingga siswa
lebih banyak menjadi pendengar.Tujuan penelitian ini mendeskripsikan peningkatan
keterampilan membaca dengan menggunakan model teka-teki silang. Teori yang
dijadikan acuan adalah keterampilan membaca yang dikemukakan oleh Dalman
(2013), model teka-teki silang menggunakan teori Istarani (2012). Jenis penelitian ini
adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara kolaboratif. Penelitian ini
dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 13
Koto Alam Kecamatan Padang Ganting Kabupaten Tanah Datar yang berjumlah 23
orang. Instrumen penelitian adalah lembar observasi guru, lembar penilaian
membaca, dan tes akhir siklus. Hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan model
teka-teki silang dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa. Berdasarkan hasil
penelitian, rata-rata persentase aktivitas guru mengalami peningkatan dari siklus I
66,67% meningkat menjadi 83,33% pada siklus II. Keterampilan membaca siswa
siklus I dengan rata-rata hasil belajar membaca siswa yaitu 77,22 dengan presentase
ketuntasan mencapai 62,62% mengalami peningkatan pada siklus II rata-rata menjadi
91,33 dengan presentase ketuntasan 94,44%. Dengan demikian, dapat disimpulkan
bahwa model ini dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa
dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian diharapkan model teka-teki
silang, tidak hanya untuk bidang studi Bahasa Indonesia saja, tetapi hendaknya
berguna juga untuk bidang studi lainnya seperti IPA, IPS, dan Matematika.
Kata kunci : Keterampilan membaca , teka-teki silang, Bahasa Indonesia