Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Irvan, Riadi
Indra, Farni
Rini, Mulyani
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2023-03-02 02:54:02
Abstract :
Kondisi jalan akses pelabuhan teluk tapang-bunga tanjung dominan berada di atas tanah lempung. Tanah lempung merupakan tanah yang memiliki sifat plastis yang apabila dalam kondisi kering menjadi keras dan menjadi plastis serta lengket dalam keadaan basah. sehingga daya dukung tanah tersebut rendah yang menyebabkan lapisan pondasi jalan pada konstruksi jalan terganggu. apabila ada sifat tanah yang masih kurang mampu untuk mendukung suatu bangunan maka harus diperbaiki terlebih dahulu agar mencapai daya dukung yang lebih optimal. Tanah lempung dapat diperbaiki dengan salah satu cara yaitu di stabilisasikan dengan cara penambahan kimia seperti kapur untuk meningkatkan nilai CBR tanah tersebut. Adapun Pengujian yang telah dilakukan adalah analisa saringan, pengujian atterberg, pengujian pemadatan dan pengujian CBR. Kadar campuran kapur yang digunakan adalah 2%, 4%, 6% dan 8%. Dari pengujian CBR diperoleh hasil pada tanah asli sebesar 2,65%, campuran kapur dengan kadar 2% sebesar 4,80%, kadar 4% sebesar 7,35%, kadar 6% sebesar 16,81% dan kadar 8% sebesar 21,92 %. Hasil CBR dengan penambahan kapur mengalami peningkatan pada campuran kadar 8% dan kapur dapat digunakan untuk stabilisasi tanah lempung.
Kata Kunci: CBR, Kapur, Stabilisasi Tanah, Tanah Lempung