Abstract :
Agama Buddha masuk ke Jepang dan menyebarkan ajarannya pada pertengahan abad ke-6. Salah satu ajaran Buddha adalah Zen yang berfokus kepada meditasi untuk mencapai pencerahan. Zen memiliki karakteristik yang menunjukkan keindahan dalam seni, salah satunya adalah dalam seni bela diri. Pada zaman pertengahan ketika samurai memegang peran penting di Jepang, seni bela diri disebut sebagai teknik bela diri yang digunakan untuk pelatihan samurai, pertahanan diri, dan perang. Tetapi seiring berjalannya waktu dan zaman, teknik ini telah berubah tujuan sebagai pengembangan mental dan spiritual manusia. Salah satu seni bela diri yang berfokus pada konsentrasi dan ketenangan adalah Kyudo, yaitu seni bela diri yang menggunakan busur dan panah. Keunikan kyudo salah satunya di busur Kyudo yang memiliki panjang 2 meter hingga melebihi tinggi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik zen dalam Kyudo. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori zen karakteristik. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan tehnik pengumpulan dengan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapatnya ketujuh karakteristik zen yang ada di dalam kyudo, yaitu asimetris (fukinsei), kesederhanaan (kanso), esensi waktu (kokou), kealamian (shizen), kedalaman makna (yuugen), bebas dari keterikatan (datsuzoku), dan ketenangan (seijaku). Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah bahwa ketujuh karakteristik di dalam Kyudo terdapat dalam peralatan, pakaian, dojo, pengalaman, dan teknik gerakan kyudo.