Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
INDAH, PURNAMA SARI
Yetty, Morelent
Gusnetti, Gusnetti
Subject
L Education (General)
Datestamp
2020-09-28 01:39:16
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan strategi bertutur dan konteks
situasi tuturan yang digunakan anak dalam kesantunan berbahasa Minangkabau
terhadap orang yang lebih tua. Strategi bertutur digunakan teori Brown dan Levinson
(2008), sedangkan untuk melihat konteks situasi tutur digunakan teori Mulyana
(2005). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang
menggunakan metode deskriptif.Data dianalisis dengan mengikuti langkah-langkah
sebagai berikut: (1) Mentranskripsikan data hasil rekaman ke dalam bentuk teks; (2)
menganalisis strategi bertutur; (3) menganalisis konteks situasi tutur; (4)
menginterprestasikan hasil analisis data; (5) menyimpulkan hasil interpretasi data.
Berdasarkan data penelitian yang diperoleh melalui rekaman pada saat tindak tutur
terjadi antara anak dengan orang yang lebih tua, peneliti menemukan 179 data strategi
bertutur yang digunakan anak dalam kesantunan berbahasa Minangkabau terhadap
orang yang lebih tuayaitu sebanyak 23 data bertutur terus-terang tanpa basa-basi,
ditemukan tuturan menggunakan penanda identitas sebagai anggota kelompok yang
sama sebanyak 22 data, tuturan memberikan kesepakatan sebanyak 10 data, tuturan
memberikan alasan sebanyak 85 data, tuturan berjanji sebanyak 2 data, tuturan
bergurau sebanyak 3 data,tuturan ber-pagarsebanyak 2 data, tuturan permintaan
dalam bentuk pertanyaan sebanyak 1 data,tuturan tidak langsungsebanyak 31 data.Di
dalam adat Minangkabau strategi bertutur yang digunakan dalam bertindak tutur
terhadap orang yang lebih tua menggunakan kato mandaki, cara berututur kata
kepada orang yang lebih besar atau yang lebih tua. Dari hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa tuturan terjadi antara anak dengan orang yang lebih tua ada
beberapa dialog ketidaksantunan dan konteks situasi dominan terjadi di rumah. Jalur
bahasa yang dominan digunakan adalah bentuk lisan, karena penuturan bersifat
langsung antara penutur dan mitra tutur.
Kata kunci:kesantunan, strategi bertutur, konteks situasi