Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
RANI, WHULANDARI
Ineng, Naini
Gusnetti, Gusnetti
Subject
L Education (General)
Datestamp
2020-09-28 01:45:43
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kalimat bermakna
emosional marah dan bentuk kalimat bermakna emosional marah bahasa
Minangkabau dialek Nagari Kubang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh
Kota. Penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Ali (2006)
tentang jenis emosional marah, Aditia (2012) tentang bentuk kemarahan. Jenis
penelitian ini adalah penelitian pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif
yang ditemukan oleh Moelong (2005). Sumber data dalam penelitian ini adalah
masyarakat di Nagari Kubang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Instrumen penelitian ini adalah peneliti itu sendiri yang didukung oleh perekam.
Data dikumpulkan dengan observasi kalimat bermakna emosional marah bahasa
Minangkabau dialek Nagari Kubang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh
Kota. Metode analisis data yang digunakan oleh penulis adalah metode simak
dengan teknik rekam dan teknik membaca tanda. Berdasarkan hasil penelitian,
kalimat emosi marah yang ditemukan, ditemukan 53 data. Berdasarkan jenis
emosional kalimat marah brutal ada 12 data, kalimat marah mengamuk ada 3 ada,
kalimat marah benci ada 6 data, kalimat marah besar ada 6 data, kalimat jengkel
ada 12 data, kalimat marah kesal hati ada 7 data, dan kalimat marah bermusuhan
ada 7 data. Jenis ini ditandai dengan sering digunakan kata lain seperti ?amak kau,
amak jo apak kau, amak ang, bakatumpe, mambalintang dan dek kurok. Apabila
emosional marah memuncak sering digunakan kata ?anjiang, konciang, pantek,
gacik, dan boruak?. Berdasarkan bentuk kalimat marah ditemukan 67 data, pasifagresif
ada 9 data, sarkasme 13 data, kemarahan dingin 12 data, permusuhan 11
data dan agresif 22 data. Berdasarkan hasil observasi kalimat bermakna emosional
yang digunakan oleh masyarakat, dapat diasumsikan bahwa jenis kalimat dominan
yang digunakan ketika marah adalah marah brutal dan marah jengkel. Bentuk ini
ditandai dengan saat bertuturan ketika emosional marah penutur dan lawan tutur
sering melontarkan sindiran dengan suara yang meninggi. Itu dinyatakan bahwa
pembicara kurang sopan ketika dalam kondisi marah di Nagari Kubang,
Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kata kunci: kalimat bermakna emosional marah, jenis emosi marah, dan bentuk
emosi marah