Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur asertif dan
prinsip kesantunan berbahasa siswa kelas X SMA N 12 Padang. Teori yang
digunakan adalah yang dikemukakan oleh Wijana (2011) tentang pragmatik, Yule
(2006) tentang tindak tutur asertif dan jenis tindak tutur asertif, Chaer (2010)
tentang kesantunan berbahasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif
dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tindak tutur siswa dalam
berinteraksi di lingkungan sekolah, data dikumpulkan dengan cara merekam suara
siswa. Responden dalam penelitian ini sebanyak 64 siswa. Dari penelitian ini
ditemukan penggunaan jenis tindak tutur asertif siswa dan semua maksimmaksim.
Tindak tutur menyatakan sebanyak 6 data, tindak tutur mengusulkan
sebanyak 4 data, tindak tutur sebanyak 9 data, tindak tutur mengemukakan
pendapat sebanyak 5 data, dan tindak tutur melaporkan sebanyak 8 data.Maksim
yang paling banyak digunakan adalah maksim kesimpatian dengan 8 data,
maksim kecocokan sebanyak 5 data, maksim penerimaan sebanyak 5 data,
maksim kebijaksanaan sebanyak 7 data, maksim kerendahan hati sebanyak 4 data,
selanjutnya maksim kemurahan sebanyak 3 data. Berdasarkan penelitian dapat
disimpulkan bahwa, dari data yang didapat tindak tutur asertif dan kesantunan
berbahasa siswa kelas X SMA N 12 Padang tahun 2019 terdapat 21 tuturan tidak
santun dan 11 tuturan yang santun.
Kata kunci: Tindak Tutur Asertif, prinsip kesantunan berbahasa