Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
NADYA, EKA SAFITRI
Gusnetti, Gusnetti
Hasnul, Fikri
Subject
L Education (General)
Datestamp
2020-09-28 02:06:05
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan
berbahasa Indonesia pada media luar ruang, mendeskripsikan penggunaan gaya
bahasa pada media luar ruang, dan mendeskripsikan kaitan antara kesalahan
berbahasa dengan penggunaan gaya bahasa pada media luar ruang di Kecamatan
Tampan Kota Pekanbaru. Teori tentang kesalahan berbahasa dikemukakan oleh
Chomsky (1965) yang menyebutkan kesalahan berbahasa disebabkan oleh faktor
performansi dan faktor kompetensi. Teori yang digunakan tentang kalimat efektif
adalah teori yang dikemukakan oleh Widjono (2016), yang menyatakan kalimat
efektif adalah kalimat yang singkat, padat, jelas, legkap, dan dapat menyampaikan
informasi secara tepat. Teori yang digunakan tentang gaya bahasa dikemukakan
oleh Tarigan (2014) yang mengelompokkan gaya bahasa ke dalam 4 kelompok
yaitu, gaya bahasa perbandingan, pertentangan, pertautan, dan perulangan. Jenis
penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik
pengumpulan data adalah observasi, dokumentasi, dan identifikasi. Teknik
analisis data yaitu (1) mengelompokkan data yang sudah dikumpulkan, (2)
menganalisis kesalahan berdasarkan aspek dan tipe kesalahan dengan
memperhatikan kaidah kebahasaan yang meliputi ejaan, struktur kalimat, diksi,
dan gaya bahasa, (3) menjelaskan kesalahan data yang telah dianalisis, (4)
menafsirkan hubungan kesalahan berbahasa dengan gaya bahasa, dan (5)
membuat laporan hasil penelitian. Berdasarkan analisis data dan pembahasan
masih banyak dijumpai kesalahan berbahasa Indonesia pada media luar ruang di
kecamatan Tampan Kota Pekanbaru yang meliputi: pertama, 20 kesalahan
pemakaian huruf, seperti kesalahan pemakaian huruf kapital pada kata hubung
?dan?. Kedua, 45 kesalahan penulisan kata, seperti kesalahan penulisan gelar
akademik S.H. Ketiga, 3 kesalahan struktur kalimat, seperti pada kalimat ?tapi
gue jadi buktiin?. Keempat, 43 kesalahan penggunaan tanda baca, seperti pada
kontruksi ?warning!!!?. Kelima, 3 kesalahan penggunaan diksi, seperti
penggunaan kata ?ada jual?, serta ditemukan 13 penggunaan gaya bahasa, seperti
penggunaan gaya bahasa asidenton pada kontruksi ?nasionalis, religious,
kerakyatan?. Terdapat kaitan antara kesalahan berbahasa dengan penggunaan
gaya bahasa. Apabila dilihat dari segi tata bahasa mengalami kesalahan berbahasa,
tetapi bila dilihat dari segi stilistika, tidak semuanya dianggap sebagai kesalahan
berbahasa, kadang-kadang untuk mendapatkan nilai estetika dan daya tarik,
pembuat iklan ada yang sengaja melanggar kaidah kebahasaan, yang
menyebabkan kalimat yang digunakan kurang efektif dan berlebihan.
Kata kunci: media luar ruang, kesalahan berbahasa, gaya bahasa