Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Yusra, Yusra
Arno Falintin Ifanus, Arno Falintin Ifanus
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Datestamp
2023-03-08 03:43:35
Abstract :
Sampah adalah masalah umum yang sampai sekarang dihadapi semua Negara
termasuk Indonesia. Sebagai negara berkembang, permasalahan sampah sebagai
perkara yang wajib menerima perhatian lebih, seiring dengannya laju pertumbuhan
penduduk yang terus meningkat. Jumlah sampah pada Indonesia mencapai 65,2 juta
ton dalam tahun 2016 dan akan terus bertambah setiap tahunnya. Pertambahan jumlah
sampah bisa ditimbulkan oleh pertumbuhan, perkembangan industri, urbanisasi, dan
modernisasi.
Adapun tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi jumlah dan jenis sampah laut
(Marine Debris) di Pantai Purus dan Pantai Pasir Jambak serta mengidentifikasi
perilaku masyarakat sekitar kawasan wisata pantai Kota Padang tentang Sampah Laut.
Metode yang dipakai pada penelitian ini merupakan metode deskriptif dan
memakai data primer. Data dihasilkan secara pribadi berdasarkan objek penelitian dan
pengamatan terhadap objek yang diteliti. Sampel berupa seluruh jenis sampah yang
terdapat pada lokasi transek yakni sampah ukuran makro dan meso.
Penelitian sampah laut (Marine Debris) dilakukan di dua lokasi di pantai kota
padang dengan mewakili dua lokasi yaitu pantai Purus Dan Pantai Pasir Jambak. Di
Masing-masing Lokasi di pasang transek yang luasnya 200 m (100 x 20) m yang di
bagi menjadi transek dan sub-sub transek yang ukurannya 1 x 1 m.
Hasil penelitian yang terdapat di Pantai Pasir Jambak merupakan daerah yang
paling banyak sampahnya dengan total 423 potong dan jenis sampah yang dominan
adalah plastik, diikuti oleh Pantai Purus 240 potong dengan jenis sampah dominannya
adalah plastik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase sampah makro tertinggi terdapat
pada jenis bahan plastik yakni sebanyak 55%, diikuti sampah kayu dengan nilai 19%,
karet 13%,kain 8% bahan lainnya sebanyak 4%, busa plastik sebanyak 1%, serta ,kaca
dan kemarik yaitu 0%. Jenis sampah meso yang banyak ditemukan adalah jenis bahan
sampah plastik sebanyak 100%