Abstract :
Melisa1, Risa Yulisna1,
1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Bung Hatta
Email: melisa150622@gmail.com
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan berbicara siswa di kelas V SD Negeri 07 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat yang disebabkan pada saat proses pembelajaran kurangnya pembiasaan siswa tampil sehingga keterampilan berbicara siswa kurang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara siswa dengan menggunakan model role playing. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori berbicara yang dikemukakan oleh Angraini (2013), dan model role playing dikemukakan oleh Shoimin (2016). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan oleh dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan tes akhir. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 07 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat yang berjumlah 26 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar penilaian keterampilan berbicara siswa, dan lembar aktivitas guru, dan hasil belajar. Nilai keterampilan berbicara siswa pada siklus I dan II, diperoleh persentase keterampilan berbicara siswa pada siklus I sebesar 47,11% dan meningkat pada siklus II sebesar 76,92%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia dalam keterampilan berbicara dengan menggunakan model role playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri 07 Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat.
Kata kunci: Keterampilan Berbicara, model role playing, Bahasa Indonesia.