Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
DELVA AULIA ANGGINA, ANGGI
Indra Farni, Indra Farni
Eko, Prayitno
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2023-03-10 01:43:15
Abstract :
Lereng merupakan suatu permukaan tanah yang memiliki perbedaan elevasi cukup besar pada kedua titik yang berjarak relatif kecil, sehingga menimbulkan sudut tertentu terhadap bidang horizontal. Pada proyek pembangunan pengembangan sistem persediaan air di daerah Bukittinggi terdapat sebuah jalur kritis untuk pipa. Maksud dari jalur kritis pada penelitian ini adalah karena sumber air rencana lebih rendah dibandingkan jalur pada pipa untuk mengalirkan air ke lokasi pengolahan. Jalur ini pun tepat berada dibawah jalan yang berlereng sehingga perlu dilakukannya analisa terhadap lereng. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Fellenius dan metode Bishop dengan bantuan software SLIDE 6.0. Pada kondisi eksisting nilai safety factor dengan metode Fellenius untuk sampel BH ? 01 dan BH ? 02 adalah 0,932 dan 0,398, metode Bishop untuk sampel BH ? 01 dan BH ? 02 adalah 0,977 dan 0,407. Setelah dilakukan perbaikan maka safety factor dengan metode Fellenius untuk sampel BH ? 01 dan BH ? 02 adalah 1,585 dan 1,545 dan metode Bishop untuk sampel BH ? 01 dan BH ? 02 adalah 1,662 dan 1,650. Oleh karena nilai safety factor kurang dari 1,5 maka lereng tersebut dalam kondisi tidak stabil maka perlu dilakukannya perbaikan dengan mengubah geometri lereng menjadi 10?.