Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Maici, Ariza Hariyani
Ayu, Bidiawati Jr
Dessi, Mufti
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2020-10-02 08:13:57
Abstract :
Masalah yang sering terjadi pada keseimbangan lintasan dalam suatu lintasan produksi adalah adanya penumpukan material (bottleneck), waktu tunggu yang tinggi dan operator yang menganggur karena pembagian beban kerja yang tidak merata. UD. Dua Putri Jepara merupakan
salah satu perusahaan yang mengalami masalah tersebut. Untuk menyelesaikan permasalahan
tersebut diperlukan penyeimbangan lintasan produksi. Penyeimbangan lintasan dilakukan dengan
menggunakan metode region approach (RA) yang dapat mengoptimalkan nilai efisiensi lintasan
produksi dan simulasi dengan menggunakan software promodel yang dapat memberikan gambaran
adanya perbedaan kondisi sebelum dan sesudah dilakukan penyeimbangan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode RA nilai efisiensi lintasan menjadi 63,94%,
balance delay menjadi 36,05%, dan smoothing index menjadi 12,29. Gambaran simulasi didapat
hasil skenario terbaik yaitu skenario 3 dengan menambah jumlah operator pada stasiun tempat
terjadinya bottleneck yang dapat menyeimbangkan pembagian beban kerja operator dan nilai
utilitas operator yang bekerja sebesar 74,74%.
Kata Kunci: Keseimbangan Lintasan, Bottleneck, Region Approach, Simulasi