Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Pardamean, Pardamean
Suparno, Suparno
Harfiandri, Damanhuri
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Datestamp
2020-10-12 07:58:12
Abstract :
Tumbuhan berbunga (Angiospermae) yang mampu beradaptasi secara
penuh di perairan yang salinitasnya cukup tinggi atau hidup terbenam di dalam air
adalah lamun. Lamun memiliki rizhoma, daun, dan akar sejati. Tujuan penelitian
ini mengkaji kondisi kualitas air di perairan padang lamun (Seagrass) di Pulau
Panjang, mengkaji persen tutupan lamun dan mengkaji dominasi jenis lamun di
perairan pesisir Pulau Panjang, Faktor utama yang dapat membedakan lamun
dengan jenis tumbuhan lainnya, seperti Rumput laut (seaweed) yaitu keberadaan
bunga dan buahnya yang tampak sangat jelas sehingga antara lamun dan rumput
laut bisa dibedakan dengan mudah, di perairan pantai, lamun lamun tumbuh
membentuk padang yang terdiri satu jenis yang disebut padang lamun, padang
lamun merupakan suatu ekosistim di kawasan pesisir yang memiliki tingkat
keanekaragaman hayati yang cukup tinggi dan sebagai penyumbang nutrisi yang
sangat berpotensial bagi perairan di sekitarnya karena memiliki produktivitas
yang tinggi, ekosistim padang lamun memberikan habitat bagi biota laut .disebut
padang lamun karena ekosistim padang lamun tersebut berasosiasi dengan
berbagai jenis biota laut yang bernilai sangat penting dengan tingkat
keragamannya yang tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi kualitas air, mengkaji
persen tutupan lamun dan mengkaji dominasi jenis lamun di perairan padang
lamun di Pulau Panjang Kabupaten Pasaman Barat.
Pengambilan sampel menggunakan transek garis dan transek kuadrat,
transek garis sepanjang 60m dan transek kuadrat berukuran 50 cm x 50 cm².
Wilayah kajian dibagi atas 3 stasiun yaitu stasiun 1, stasiun 2, dan stasiun 3.
Parameter fisika dan kimia yang didapatkan yaitu suhu 29°c - 31°c,
salinitas 24% - 25%, pH 7-8, nitrat 0,30-0,55mg/l, fosfat 0,11-0,55mg/l,
kedalaman 4-7 cm², substrat lumpur berpasir dan pasir berkarang, nilai tutupan
lamun stasiun 1 sebesar, 36,25%, stasiun 2 sebesar, 70,71%.dan stasiun 3 sebesar,
60%. teridentifikasi 3 jenis lamun yaitu Thalassia hemprichii, Enhalus acroides
dan Halodule pinofilia. Rata-rata persen tutupan lamun sebesar 55,65% dengan
kategori padat dan status lamun sehat. Jenis lamun yang mendominasi adalah jenis
Thalassia hemprichiidengan persen tutupan lamun sebesar 48,09%.