Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Melda, Mansur
MARSIS, MARSIS
Dainur, Putri
Subject
L Education (General)
Datestamp
2023-07-11 07:20:42
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) gaya bahasa retoris dalam
Novel Tamu karya Wisran Hadi, (2) gaya bahasa kiasan dalam novel Tamu karya
Wisran Hadi. Teori yang dijadikan acuan dalam penelitian ini adalah teori gaya
bahasa yang dikemukakan oleh Gorys Keraf tahun 2009. Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik
pengumpulan data dengan cara: (1) membaca dan memahami novel Tamu karya
Wisran Hadi dengan tujuan untuk mendapatkan pemahaman secara keseluruhan
mengenai cerita yang disampaikan, (2) menandai bagian-bagian novel yang
berhubungan dengan penelitian, (3) mengelompokkan dan mencatat kalimat-kalimat
yang mengandung gaya bahasa retoris dan kiasan sesuai dengan teori, dan (4)
memasukkan gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan yang ditemukan ke dalam
format tabel data. Teknik analisis data dengan cara: (1) mengelompokkan kalimatkalimat yang mengandung gaya bahasa, (2) menganalisis penggunaan gaya bahasa
tersebut, (3) menginterprestasikan data berdasarkan permasalahan penelitian, dan (4)
menarik kesimpulan dan membuat laporan kesimpulan hasil penelitian. Objek
penelitian ini adalah novel Tamu karya Wisran Hadi. Berdasarkan analisis data novel
Tamu karya Wisran Hadi, maka ditemukan hasil penelitian sebagai berikut: (1) gaya
bahasa retoris sebanyak 5 data, repetisi 1 data, hiperbola 4 data. (2) gaya bahasa
kiasan 36 data, persamaan atau simile 5 data, metafora 11 data, personifikasi 10 data,
epitet 4 data, sinekdoke 3 data, sinisme 1 data, sarkasme 2 data. Berdasarkan kedua
jenis gaya bahasa tersebut, maka jumlah data yang ditemukan adalah sebanyak 41
data. Jadi, berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar
kalimat novel Tamu karya Wisran Hadi menggunakan gaya bahasa metafora karena
metafora, pengarang membandingkan dua hal secara langsung, tetapi dalam bentuk
yang singkat tanpa menggunakan kata pembanding. Melalui kalimat yang indah
pengarang secara tidak langsung mengajak orang-orang yang membaca novel ini
seakan-akan merasakan apa yang dirasakan pengarang.
Kata Kunci :retoris dan kiasan, gaya bahasa, novel Tamu