Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Elsa, Gita Azra
Rita, Desfitri
NINIWATI, NINIWATI
Subject
L Education (General)
Datestamp
2023-07-18 07:16:38
Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai ujian matematika
siswa. Ini terlihat pada hasil ujian matematika pada semester II tahun ajaran 2016-
2017, dimana rata-rata nilai ujian untuk seluruh kelas yaitu 45,04. Salah satu
penyebab rendahnya nilai ujian yaitu terjadinya kesalahan pada saat menjawab
soal-soal ujian. Untuk mengatasi hal ini salah satu caranya adalah dengan
menganalisa jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa pada saat menjawab soal
ujian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan yang
dilakukan siswa dalam mengerjakan soal matematika pada materi segiempat.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu suatu
metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil
penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas.
Subjek pada penelitian ini diambil dengan menggunakan purporsive sampling
yaitu cara pengambilan sampel dilakukan berdasarkan pertimbangan perorangan
atau pertimbangan peneliti. Pada penelitian ini, subjek atau sampel dipilih
berdasarkan pertimbangan guru bidang studi matematika. Guru dan peneliti
memilih 15 orang dari satu kelas yang sama sebagai sampel dari penelitian. Data
dikumpulkan melalui hasil tes belajar siswa. Tes terdiri dari 10 butir soal yang
sudah dibuat oleh guru bidang studi matematika di SMPN 33 Padang. Dari 10
butir soal dipilih 7 soal yang akan dianalisa jawabannya. Hal ini dengan
pertimbangan bahwa 3 soal lainnya merupakan pernyataan dan tidak mungkin
untuk dianalisa jenis kesalahannya.
Dari hasil analisa, didapatkan hanya 5 kategori kesalahan dari 6 kategori
kesalahan menurut Newman yang dilakukan oleh 15 siswa. Kesalahan membaca
terjadi sebanyak 25,58%; kesalahan memahami soal sebanyak 11,63%; kesalahan
transformasi sebanyak 11,63%; kesalahan keterampilan proses sebanyak 34,88%;
dan kesalahan dalam menggunakan notasi sebanyak 16,28%. Kesalahan terbanyak
i
3
terjadi pada kategori kesalahan keterampilan soal. Untuk kategori kesalahan
karena kecerobohan, tidak ada ditemukan siswa yang melakukannya.
Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis menyarankan guru lebih banyak
memberikan contoh soal serta penyelesaiannya kepada siswa untuk materi
segiempat, agar siswa dapat lebih memahami dalam melakukan proses
perhitungan dengan baik. Siswa juga perlu lebih banyak mendapatkan latihan,
agar terbiasa dalam menjawab soal-soal serta lebih memahami materi segiempat.