Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Ahmad, Hendryan
Erman, Har
Lisa, Deswati
Subject
L Education (General)
Datestamp
2023-07-20 03:10:21
Abstract :
Berdasarkan observasi dan wawancara penulis dengan salah satu guru
SMP Kartika 1-7 Padang, proses pembelajaran cenderung terfokus pada guru.
Meskipun berbagai upaya telah dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan
Biologi, namun kenyataan hasil belajar Biologi masih rendah hal ini terlihat dari
nilai rata-rata ulangan harian mata pelajaran Biologi Sistem Peredaran Darah
Semester Ganjil sebesar 66,58. Menurut Khoirudin. Dkk (2013:2) salah satu
upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan proses belajar mengajar di
sekolah. Di Indonesia, banyak guru yang masih menggunakan model
pembelajaran lama yaitu guru sebagai satu-satunya sumber ilmu yang mentransfer
ilmu secara mutlak tanpa melibatkan siswa sebanyak-banyaknya.
Populasi dalam penelitian ini adalah. Sampel dalam penelitian ini
menggunakan dua kelas populasi yang telah ditentukan dengan teknik
pengambilan sampel Purposive Random Sampling dengan pertimbangan
penentuan kelas sampel berdasarkan nilai rata-rata perkiraan, sedangkan untuk
menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan secara acak. .
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh uji validitas 0,49, reliabilitas 0,95, difusi
0,44 dan 0,35 serta daya pembeda 0,35. Sehingga dapat disimpulkan soal yang
digunakan untuk tes akhir sebanyak 20 soal yang memiliki kriteria cukup valid,
reliabilitas sangat tinggi, indeks kesukaran sedang dan daya pembeda cukup.
Dari penelitian ini diperoleh hasil belajar siswa dengan rata-rata kelas
eksperimen 80,21 dengan persentase hasil belajar siswa 78,26%, dan kelas kontrol
71,19 dengan persentase ketuntasan hasil belajar siswa 52,38%. Uji hipotesis
menggunakan uji t pada nilai thitung terdapat perbedaan hasil belajar
menggunakan Handout Bernuansa Pop-Up dengan pembelajaran konvensional
dan pembelajaran menggunakan Handout Bernuansa Pop-Up lebih efektif
dibandingkan dengan pembelajaran konvensional
Sejalan dengan temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
pembelajaran dalam bentuk media Handout Nuansa Pop-Up lebih efektif
dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, disarankan kepada guru biologi
di sekolah agar pembelajaran IPA menggunakan handout dengan pop-up Nuansa
dapat dijadikan alternatif cara pembelajaran IPA di SMP khususnya pada materi
yang memerlukan pemahaman bagian tertentu seperti Sistem Peredaran Darah
Manusia..
Kata kunci: IPA Peserta Didik, Handout Bernuansa Pop-Up, Hasil Belajar