Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
ZULFIAN MARPAUNG, ZULFIAN MARPAUNG
Yuspardianto, Yuspardianto
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Datestamp
2023-08-11 02:38:30
Abstract :
RINGKASAN
ZULFIAN MARPAUNG NPM 1710016211014. ANALISIS PEMANFAATAN
FASILITAS DAN PERMASALAHANNYA PANGKALAN PENDARATAN IKAN
(PPI) AIR NAPAL KABUPATEN BENGKULU UTARA PROVINSI
BENGKULU Dibimbing oleh Bapak Ir. Yuspardianto, M.Si.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei Tahun 2023 di Pangkalan Pendaratan
Ikan (PPI) Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Tujuan dari
penelitian ini adalah Menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas dan permasalahannya
Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara. Adapun
manfaatnya adalah sebagai informasi bagi instansi - instasi terkait dan pengguna lainnya
untuk rencana pengembangan Pelabuhan Perikanan di masa yang akan datang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif yaitu
Survay Langsung kelapangan mencatat keberadaan fasilitas dan aktifitas di PPI Air Napal.
Yang menjadi objek utama dalam hal ini adalah pemanfaatan fasilitas dalam menunjang
aktivitas di PPI Air Napal. Aspek pemanfaatan fasilitas yang dimaksud adalah
ketersediaan fasilitas yang menunjang aktivitas di PPI Air Napal. Analisis Data baik
Primer maupun Sekunder dianalisis dengan menggunakan SWOT (Strength, Weakness,
Opportunity, Threat) atau analisa kekuatan, kelemahan serta peluang, ancaman oleh
pelabuhan.
Untuk mengelola Pelabuhan Perikanan dibentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah
(UPTD) berlokasi di Desa Pasar Palik, Kecamatan Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara,
secara geografis terletak pada posisi antara 2º15- 4º LS dan 101º32? ? 102 º 8? BT.
Kondisi perairan / kolam pelabuhan di Pangkalan Pendaratan Ikan Air Napal secara
teknis cukup strategis, peraiannya tenang tidak terpengaruh gelombang sepanjang tahun,
karena terletak di sungai yang terlindung oleh pengaruh gelombang Samudera Indonesi
didepan muara sungai. Luas wilayah secara keseluruhan wilayah kerja dan pengoperasian
pelabuhan perikanan di Air Napal adalah seluas 2.005.61 ha terdiri dari Wilayah Kerja
Daratan 1,01 ha. Wilayah Kerja Perairan dikolam pelabuhan berbentuk sungai dan muara
7,89 ha. Wilayah Pengoperasian Daratan seluas 363,85 ha dan Wilayah Pengoperasian
Perairan 1.632,86 ha.
Berdasarkan persyaratan teknis, PPI Air Napal sudah mampu melayani kegiatan
perikanan serta sudah melampaui baik persyaratan teknis dan operasional. Untuk
persyaratan teknis sudah dipenuhi dengan kelengkapan fasilitas pokok; fungsional dan
penunjang. Sedangkan persyaratan operasional sudah mampu mendaratkan ikan sebanyak
6 ton per hari jika hari operasi 360 hari; tetapi adanya angin barat dan perlu pemeliharaan
mesin kapal maka dengan 300 hari operasi dapat mendaratkan ikan sebanyak 7 ton per
hari.
Berdasarkan hasil skoring SWOT, PPI Air Napal mempunyai banyak ancaman yaitu
mempunyai nilai skor 3,4 merupakan nilai tertinggi dari peluang, kekuatan dan
kelemahan, sementara peluang hanya mempunyai skor 3,1, dan kekuatan hanya 2,5,
sementara kelemahan mempunyai skor tertinggi ke dua yaitu 3,6, jika dilihat dari hasil
skoring tersebut maka banyak stategi yang diperlukan untuk menutupi kelemahan dan
ancaman tersebut dengan menambah kekuatan dan peluang hingga bisa lebih optimalnya
pamanfaatan fasilitas PPI Air Napal yang ada.
Strategi pemanfaatan dan pengembangan PPI Air Napal merupakan nilai yang baik.
Strategi tersebut menggunakan strategi kekuatan (internal) untuk meningkatkan peluang
(eksternal) yang terdapat pada PPI Air Napal. Nilai 0,3 pada kekuatan dan nilai 0,4 pada
peluang berada pada titik kuadran I yang menggambarkan pada posisi yang sangat
menguntungkan untuk dilakukan pengembangan. Strategi tersebut dapat mendukung
tingkat pengoptimalan pemanfaatan fasilitas dan kebijakan pemerintah dan instansi terkait
dalam pengembangan PPI Air Napal.