Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Donata, Edsadova
Haryani, Haryani
Ezra, Aditia
Subject
TH Building construction
Datestamp
2023-08-18 06:51:37
Abstract :
Pembangunan permukiman yang kurang terpadu, terarah, terencana dan kurang
memperhatikan kelengkapan prasarana dan sarana dasar seperti sanitasi air bersih, sistem
pengelohan sampah serta saluran pembuangan air hujan, akan cenderung mengalami
degeradasi kualitas lingkungan sebagai kawasan kumuh. Nagari Painan Selatan pada
umumnya berkerja sebagai nelayan dengan perekonomian penduduk yang rendah dengan
kondisi rumah yang sangar buruk dilihat dari kondisi fisik bangunan serta kondisi
prasarananya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bentuk tipologi serta strategi
penanganan yang di lakukan pada kawasan permukiman kumuh. Penelitian ini
menggunakan pedoman berdasarkan hasil reduksi pada Permen PUPERA 2016 dan Dirjen
PU 2006 meliputi kriteria bangunan gedung, jalan lingkungan, penyedian air minum,
drainase lingkungan, pengolahan air limbah, persampahan, perekonomian masyarakata serta
status tanah. Metode yang digunakan untuk menilai kriteria permukiman kumuh adalah
dengan sistem pembobotan. Hasil penilaian menunjukan bahwa di Kawasan Studi memiliki
kategori tipologi kekumuhan sedang. Berdasarkan kategori tingkat kekumuhan tersebut,
penaganan yang akan dilakukan akan di buat menjadi dua proses penanganan yang akan
dilakukan pada kawasan studi yaitu bentuk penanganan permukiman kembali di kawasan
permukiman kumuh dengan skema pembangunan Rumah Susun Sewa oleh pemerintah
dengan syarat sipemilik bangunan yang terdampak bersedia menjual bangunanya dengan
harga murah dan sipemilik bangunan diberi keuntungan dengan mendapatkan beberapa unit
rumah dari pembangunan rusunawa dengan harga murah dan bentuk penanganan
peremajaan di kawasan permukiman kumuh melalui Program Perbaikan Kampung.
Kata kunci : Kawasan Kumuh , Tingkat Kekumuhan, Strategi Penanganan.