Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Azzuri, Azzuri
Hendri, Warman
Robby, Permata
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2023-08-23 04:04:12
Abstract :
Sistem Rangka Pemikul Momen adalah pilihan dalam mendisain gedung tahan
gempa, Sistem Rangka Pemikul Moemen sendiri terbagai 3 yaitu SRPMK, SRPMM,
dan SRPMB, di karenakan Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap gempa,
Standar Nasional Indonesia (SNI) mengularkan peraturan beberapa diantaranya yaitu
SNI 1726-2012 tentang Gempa dan SNI 2847-2013 tentang Struktur Gedung. Pada
tabel 9 SNI 1726-2012 tidak ada batasan dalam mendisain SRPMK, SRPMM,
SRPMB tepatnya pada wilayah KDS B. Dengan membandingkan ketiga Sistem
Rangka tersebut diharapkan dapat memberikan masukkan kepada pengguna Jasa
Konstruksi dalam mendisain gedung tahan gempa di wilayah KDS B. Perhitungan
Struktur dibantu softwere ETABS untuk mendapatkan momen desain, dan dilakukan
analisis terhadap ketiga sistem untuk melihat perbedaan rasio penampang dan
tulangan, dan dilakukan juga Analisa Anggaran Biaya per Gedung. Hasil analisa
yang di dapat menjinjau sebuah balok B38 didapatkan perbedaan penampang yaitu
untuk SRPMK 30/50, SRPMM 30/60, dan SRPMB 40/60, dan untuk rasio tulangan
SRPMK dan SRPMM didapatkan hasil yang sama yaitu 5D16 , dan rasio tulangan
SRPMB adalah 7D16. Untuk Rencana Anggaran Biaya sistem gedung SRPMM
adalah gedung yang memiliki nilai gedung termurah dibandingkan dari dua gedung
lainnya yaitu Rp. 4.497.519.000 dan untuk SRPMK memdapatkan kenaikan harga
sebesar 0,67% sedangkan SRPMB dengan kenaikan harga gedung 1,14%. Sehingga
Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) merupakan pilhan yang tepat
untuk mendisain gedung tahan Gempa di wilayah KDS B.
Kata kunci: Perbandingan, Gedung, SRPM, Harga