Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap financial distress dengan dimoderasi oleh komite audit. Populasi dalam penelitian ini merupakan perusahaan infrastruktur, property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Jumlah sampel akhir yang layak untuk diobservasi yaitu 92 perusahaan dengan total sampel sebanyak 151 perusahaan. Analisis yang digunakan dengan regresi logistik dengan bantuan program IBM SPSS statistics 25.
Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap financial distress dan komite audit tidak memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap financial distress.