Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Prawira, Agung Wahyu
Fidel Miro, S.E, MSTr, Fidel
Subject
NA Architecture
Datestamp
2023-08-28 02:25:13
Abstract :
Abstrak
Meningkatnya jumlah penduduk di Kota Padang mempengaruhi tingginya frekuensi kegiatan di pusat-pusat perniagaan. Berdampak pula pada peningkatan kebutuhan akan fasilitas yang dibutuhkan oleh Masyarakat diantaranya pusat bisnis dan perdagangan. Pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur untuk mendukung perkembangan pasar tradisional yang lebih bersih, sehat, dan tertata rapi juga mesti dilakukan. Salah satu dampak nyata dari peningkatan jumlah fasilitas tersebut adalah sarana parkir, termasuk pasar tradisional Di pasar tradisional ruang parkir yang cenderung tidak tertata rapi sehingga menimbulkan dampak pada berkurangnya mobilitas pasar. Pasar Nanggalo merupakan salah pasar tradisional yang mengalami permasalah pada lahan parkir. Di waktu-waktu tertentu jumlah pengunjung pasar meningkat sehingga ruang parkir menjadi sempit dan tidak tertata rapi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kapasitas ruang parkir Pasar Nanggalo dapat memenuhi permintaan parkir yang ada.
Metode yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian ini adalah Satuan Ruang Parkir dari Dirjen Perhubungan Darat 1996 dan analisis karakteristik dari Hoobs 1995. Data yang diperoleh dari hasi survey dimasukkkan dalam tabel, kemudian menggunakan program Microsoft Excel data tersebut diolah dengan cara mencatat selisih kendaraan yang datang dan berangkat sehingga diperoleh jumlah kendaraan yang masuk, keluar, serta lama kendaraan parkir, yang akan digunakan untuk mengetahui nilai Satuan Ruang Parkir.
Analisis dilakukan dengan menghitung nilai kapasitas parkir dari data yang diperoleh , sehingga dapat diketahui apakah kapasitas dari ruang parkir tersebut memenuhi atau belum memenuhi.
Ruang parkir saat ini yang tersedia sebesar 1.342,16 m², dengan jenis kendaraan yang parkir adalah sepeda motor, mobil dan becak motor. Kebutuhan luas lahan berdasarkan akumulasi maksimal sebesar 740,5m². Sedangkan berdasarkan analisis dari standar yang dikeluarkan oleh direktorat jendaral perhungan darat kebutuhan luas lahan sebesar 2.200 m².
Kesimpulan dari hasil penelitian adalah secara teori yang dikemukakan oleh Direktorat Jendral Perhubungan Darat tentang kebutuhan satuan ruang parkir, luas lahan parkir yang tersedia saat ini tidak memenuhi standar. Sedangkan berdasarkan hasil perbandingan antara selisih terbesar kedatangan dan keberangkatan kendaraan, lahan parkir Pasar Nanggalo masih memenuhi kebutuhan ruang parkir.
Kata Kunci : parkir, off street, kapasitas, pasar