Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal HOTS pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini mendeskripsikan peningkatan kemampuan menyelesaikan soal-soal HOTS melalui model pembelajaran Means Ends Analisys (MEA) pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal-soal HOTS pada pembelajaran matematika kelas V dengan menggunakan model pembelajaran MEA di SDN 24 Ujung Gurun. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VC sebanyak 25 orang. Data dari penelitian ini berupa data aktivitas guru dan data kemampuan mengerjakan soal-soal HOTS di akhir siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pelaksanaan kegiatan guru pada siklus I mencapai 72,30% dengan kategori cukup dan pada siklus II mencapai 94,44% dengan kategori sangat baik. Sedangkan pada hasil kemampuan menyelesaikan soal-soal HOTS pada siklus I mencapai 56% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 68%. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengerjakan soal HOTS dapat menggunakan model pembelajaran means ends analisys. Untuk menggunakan model MEA dalam soal-soal HOTS disarankan dalam penggunaannya harus memperhatikan langkah-langkah pembelajarannya dengan baik dan dalam pembuatan soal HOTS harus sesuai dengan kata kerja operasional (KKO) yang menunjukan kemampuan C4, C5 atau C6. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model MEA dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal HOTS pada mata pelajaran matematika.
Kata kunci : HOTS, Model MEA dan Matematika