Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Ari Restu Akbar Lubis, Ari Restu Akbar Lubis
Ir. Mas Eriza, M.P, Ir. Mas Eriza, M.P
Subject
SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Datestamp
2023-08-29 06:09:02
Abstract :
RINGKASAN
ARI RESTU AKBAR LUBIS 1910016111014 : ?PENGARUH KOMBINASI PENGGUNAAN KOTORAN BURUNG PUYUH DAN EM4 (Effective Microorganisme-4) TERHADAP PERKEMBANGAN POPULASI Daphnia magna? dibawah bimbingan Bapak Ir. Mas Eriza, M.Si.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2023, lokasi penelitian dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan kombinasi kotoran burung puyuh dan EM4 yang berbeda terhadap perkembangan populasi Daphnia magna.
Metode penelitian yang dilakukan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan tersebut adalah Perlakuan A (Tanpa perlakuan), perlakuan B (Kotoran burung puyuh 2,5 g/L + EM4 1 ml/L), perlakuan C (Kotoran burung puyuh 3 g/L + EM4 1 ml/L) dan perlakuan D (Kotoran burung puyuh 3,5 g/L + EM4 1 ml/L). Data yang diperoleh dianalisis dengan rancangan satu arah (one way Anova) untuk melihat pengaruh setiap perlakuan terhadap perkembangan populasi Daphnia magna. Selanjutnya dianalisis dengan uji lanjut Duncan untuk melihat perbedaan antar perlakuan.
Dari hasil penelitian diperoleh perkembangan populasi Daphnia magna tertinggi terdapat pada perlakuan C sebanyak 10,368 Ind/L pada hari ke-10 diikuti perlakuan B yaitu 8,103 Ind/L pada hari ke-10 diikuti perlakuan D yaitu 6,895 Ind/L pada hari ke-10 dan yang terendah pada perlakuan A yaitu 2.761 Ind/L pada hari ke-10. Kemudian dari hasil penelitian analisis One Way Anova menunjukan bahwa pemberian kotoran burung puyuh dan EM4 dengan dosisi yang berbeda memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap perkembangan populasi Daphnia magna (P<0,05). Selanjutnya dari hasil uji lanjut Duncan menunjukkan perlakuan A (2.761±13,63) berbeda nyata dengan perlakuan B, C dan D (P<0,05), perlakuan B (8,103±24,25) berbeda nyata dengan perlakuan A dan C (P<0,05), perlakuan C (10,368±51,82) berbeda nyata dengan perlakuan A, B dan D (P<0,05), perlakuan D (6,895±46,18) berbeda nyata dengan perlakuan A dan C (P<0,05),
Kata kunci : Laju Perkembangan, Kualitas Air