DETAIL DOCUMENT
PRA RANCANGAN PABRIK HIDROGEN DARI AMPAS TEBU KAPASITAS 1.200 TON/TAHUN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Ilma, Watni
Mulyazmi, Mulyazmi
Elmi, Sundari
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2020-11-19 04:43:35 
Abstract :
Hidrogen merupakan bahan bakar alternatif dan hasil pembakarannya hanya menghasilkan uap air. Untuk memenuhi kebutuhan hidrogen bagi negara Indonesia yang selama ini masih mengandalkan hidrogen impor, maka dirancang pabrik hidrogen dengan kapasitas produksi 1.200 ton/tahun dengan bahan baku Ampas Tebu. Pabrik direncanakan berdiri di Lampung Tengah, Lampung pada tahun 2030. Proses reaksi pembuatan hidrogen dilakukan pada reaktor gasifikasi dengan kondisi operasi 850? dan tekanan 1 atm. Reaksi berlangsung secara endotermis. Setelah proses pembuatan kemudian dilakukan proses pemurnian hidrogen dengan CO, CO?, CH?, dan H?O pada alat Pressure Swing Adsorption (PSA) dengan kondisi operasi 30? dan tekanan 24,6 atm. Kebutuhan bahan baku untuk memenuhi kapasitas produksi hidrogen yang dihasilkan adalah ampas tebu sebanyak 3212,6857 kg/jam. Kebutuhan utilitas berupa kebutuhan air sanitasi sebanyak 37220 kg/jam, air pendingin sebanyak 31388,9046 kg/jam, dan air umpan boiler sebanyak 501,8041 kg/jam, dan listrik sebanyak 34,946 kW. Pendirian suatu pabrik juga harus mempertimbangkan jumlah pekerja. Pabrik hidrogen ini akan didirikan dengan karyawan sejumlah 101 orang. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT). Sistem organisasinya yaitu line and staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian kerja yang terdiri dari karyawan shift dan non shift yang berjumlah 101 orang. Pabrik Hidrogen ini beresiko rendah dengan investasi biaya tetap sebesar Rp 157.900.900,244 dan investasi biaya kerja Rp 27.864.864,749. Keuntungan sebelum pajak sebesar Rp 83.090.582.915,50 per tahun dan setelah dipotong pajak sebesar Rp 72.704.260.051,06 per tahun. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai Return on Investment (ROI) 39,14%. Pay Out Time (POT) adalah 2 tahun 3 bulan 8 hari. Break Even Point (BEP) adalah 21,13%. Berdasarkan perhitungan teknis dan evaluasi ekonomi yang telah dilakukan, maka pabrik Hidrogen dari ampas tebu dengan kapasitas produksi 1.200 ton/tahun layak untuk didirikan. Kata Kunci : Hidrogen, Ampas Tebu 
Institution Info

Universitas Bung Hatta