Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi bahwa masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, keaktifan dan partisipasi siswa yang masih kurang dan proses pembelajan yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write lebih baik daripada model pembelajaran ekspositori di kelas VIII SMPN 29 Padang. Sedangkan hipotesis yang dikemukakan adalah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Think Talk Write lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran ekspositori di kelas VIII SMPN 29 Padang.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan desain yang digunakan adalah quasi experiemental design dengan rancangan penelitian nonequivalent grup posttest only design. Populasi dari penelitian ini adalah kelas VIII SMPN 29 Padang yang terdiri dari 3 kelas yang telah diuji homogenitasnya. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan VIII.4 sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah post test (tes akhir).
Berdasarkan analisis data diperoleh sampel berdistribusi normal dan homogen maka dapat dilakukan pengujian hipotesis dengan uji-t. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis diperoleh s=14,1842 selanjutnya gunakan rumus uji t, diperoleh t=4,9985 dan t_((49;0,95) )=1,6755. Didapat t_((49;0,95) )