Institusion
Universitas Bung Hatta
Author
Anggi, Saputra
Arnita, Arnita
Subject
TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Datestamp
2023-09-07 01:39:55
Abstract :
Perkembangan teknologi diberbagai bidang semakin hari semakin memperlihatkan peningkatan, hal ini dapat dilihat dari berbagai industri yang memanfaatkan teknologi untuk meningkat kapasitas produksinya. Prinsip penetasan telur dengan menjaga kondisi suhu agar tetap stabil. Karena itu, selain pengendalian suhu, pemantauannya juga diperlukan. Pemantauan secara manual akan menyita waktu dan effort tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan monoring jarak jauh sebuah alat penetas telur ayam berbasis teknologi IoT. Mesin penetas telur pada dasarnya memanfaatkan panas lampu untuk menjaga suhu ruangnya, dimana pada penelitian ini menggunakan sensor DHT11 sebagai pendeteksi kelembapan dan temperature. Data sensor DHT11 bekerja sesuai perintah yang ditanamkan pada mikrokontroler yang selanjutnya dikirim ke Internet secara wireless. Dengan tujuan dapat dibaca secara real time menggunakan IoT dengan platform Blynk yang juga dapat diakses ke Android.hasil pengujian menggunakan aplikasi blynk menyatakan sistem penetas telur ayam berkerja dengan baik, sehingga proses pengawasan kinerja pada inkubator penetas telur ayam menjadi lebih mudah dan praktis. Resolusi pengukuran: 16Bit, Repeatability: ±1% RH, Akurasi pengukuran: 25? ±5% RH, Interchangeability: fully interchangeable, Waktu respon: 1 / e (63%) of 25? 6 detik, Histeresis: <± 0.3% RH, Long-term stability: <± 0.5% RH / yr in, Repeatability: ±0.2?, Range: At 25? ±2?, Waktu Respon: 1 / e (63%) 10 detik.
Kata kunci : IOT; Microcontroller; Penetas Telur. Sensor DHT11